Membuat Sendiri Kerajinan dari Bubur Kertas

Juni 16, 2012 pukul 12:20 pm | Ditulis dalam Non-Technical Note | 11 Komentar

Membuat Sendiri Kerajinan dari Bubur Kertas

© Agus Sugiyono dan Sofia Shanty Sugiyono

Dalam pelajaran SBK (Seni Budaya dan Ketrampilan) di SD Dharma Karya, anakku, Sofi mendapat tugas untuk membuat ketrampilan dari barang bekas. Sofi ingin membuat celengan dari toples bekas tempat kacang goreng. Supaya celengan kelihatan bagus maka perlu dihias dan salah satu cara menghiasnya adalah dengan menggunakan bubur kertas.

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat celengan berhias ini adalah:

  1. Toples bekas
  2. Kertas koran
  3. Ember kecil
  4. Tepung sagu/kanji
  5. Panci kecil
  6. Pengaduk dari lidi/sumpit
  7. Air
  8. Cat air dengan berbagai warna
  9. Kuas
  10. Solder.

Toples bekas yang terbuat dari plastik diberi lubang di atasnya dengan solder. Lubang ini digunakan untuk memasukkan uang. Keseluruhan permukaan toples ini akan dilapisi dengan bubur kertas. Sebelum membuat bubur kertas, kita siapkan ember kecil yang sudah diisi dengan air serta kertas koran yang sudah disobel kecil-kecil (3 lembar koran). Sobekan kertas koran direndam ke dalam ember yang berisi air selama kurang lebih 2 jam. Bubur kertas diaduk-aduk supaya partikel buburnya merata.

Bubur kertas sebetulnya sudah mempunyai daya rekat, namun untuk lebih memperkuat dapat ditambah dengan lem buatan sendiri. Masukkan air satu gelas dalam panci dan campur dengan tepung sagu/kanji satu sendok makan. Aduk tepung hingga merata dalam air, kemudian rebus panci tersebut (dengan api yang tidak terlalu besar) sambil diaduk-aduk dengan lidi supaya tepung tidak menggumpal. Lem cair dibuat agak encer, bila terlalu pekat bisa ditambahkan air pada waktu masih direbus.

Bubur kertas yang sudah jadi dibuang airnya supaya dapat dibentuk berbagai pola. Sebelum ditempel ke toples dicampur dulu dengan lem supaya mempunyai daya rekat yang baik. Bubur kertas kemudian sedikit demi sedikit ditempelkan ke toples secara merata. Lubang toples sementara ditutup dengan kertas karton supaya lubang tidak tertutup dengan bubur kertas (lihat gambar). Bentuk tempelan dapat disesuaikan dengan permukaan dan dapat ditambah dengan motif bintang ataupun bulatan sesuai kreasi kita. Setelah itu, toples yang sudah ditempel bubur kertas diangin-anginkan supaya kering. Waktu pengeringan agak lama bisa sampai 2 hari baru kering dan sebaiknya tidak dijemur langsung ke sinar matahari karena bubur kertas dapat retak-retak dan kelihatan tidak rapih. Setelah kering baru diwarnai dengan cat air dengan warna-warni sesuai dengan keinginan kita.

Celengan (a) masih basah, dan (b) sudah jadi.

Bubur kertas yang tidak terpakai ternyata masih cukup banyak dan bisa dibuat hiasan seperti bintang, kucing, dan bola. Prosesnya sama yaitu dibentuk sesuai pola yang diinginkan kemudian diangin-anginkan. Pada waktu masih basah warna agak gelap dan bila telah kering warna akan menjadi putih. Setelah kering kita beri warna dan sebagai hiasan tersebut ditunjukkan pada gambar berikut ini. Selamat mencoba.

Kerajinan (a) masih basah, (b) sudah kering, dan (c) sudah jadi.

Pamulang, 16 Juni 2012

11 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mantap, terus berkarya…..

  2. Terimaksih Pak :)insyaalah akan sya coba,

  3. brmanfaat bgt,.. mksi… ^_^

  4. mau coba, makasih ya informasinya.

  5. Bagus nih, jd pengin coba2 bikin buat souvenir ulta cucuku. Thanks ya

  6. terima kasih tutorial nya silahkan mampir http://anekapigura.blogspot.com

  7. Kalo,saya mau bawa ke sekolah besok gimana cara emang masih nempel nanti sampe sekolah baru di tempel di triplek

    • Mbak Rahma, bubur kertas (bentuk bintang, bola, dll) akan kering dalam 2-3 hari. Bisa dibawa setelah kering.

  8. kalau mengeringkannya pakai oven gimana ya mas? bisa nggak kira-kira?

    • Apa malah tidak terlalu panas Pak? Saya kira panas matahari lebih pas.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: